Nama ini adalah salah satu tempat di Prancis, dan merupakan tempat ziarah bagi Umat Katolik. Kisah Lourdes ini menjadi sangat terkenal hingga saat ini di awali pada tahun 1858 dimana secara beruntun Bunda Maria menampakkan diri kepada seorang anak berusia 14 tahun yang bernama Bernadette Soubirous yang saat ini telah menjadi Santa Bernadette.

Lourdes adalah sebuah kecil tetapi dikunjungi lebih dari 5 juta peziarah mampir ke Lourdes terutama saat bulan tertentu akan sangat banyak peziarah yang mampir ke tempat ini. Lourdes memiliki daya tarik yang unik menawarkan kebangkitan iman, pemulihan bagi orang disabilitas atau sakit, dan membuat kelegaan bagi yang menderita. Peziarah dari berbagai bangsa dan benua menyatu di Lourdes untuk berdoadi depan Patung Bunda Perawan Suci Bermahkota (Crowned Virgin) dari Lourdes.
Lourdes terkenal bermula dari kisan Bernadette Soubirous yang lahir pada 7 Januari 1844 dan putri tertua dari pasangan Francois Soubirous dan Louise Casterot dan mempunyai 3 saudara kandung yaitu Toinette, Jean-Marie dan Justin. Bernadette di baptis di gereja Santo Pierre pada tanggal 9 September tepat pada saat perayaan pernikahan pertama orang tuanya. Keluarga Bernadette pekerja sebagai penambang. Saat usia 14 tahun Bernadette rentan dan sering sakit. Ia menderita asma dan kolera pada tahun 1855 yang menyebabkan pertumbuhannya menjadi lambat, dan sebagai anak tertua ia tidak bisa bersekolah dan buta huruf, disamping itu tidak bisa mengikuti katekese serta komuni pertama. Namun hal inilah yang kemungkinan membuat Bernadette mengalami mukzijat besar dalam hidupnya, Ia mengalami 18 kali penampakan Bunda Maria dalam berbagai keadaan. Berikut adalah kisah singkat pertemuan tersebut..
Penampakan Pertama Kamis, 11 Februari 1858 saat pertama kali berkunjung ke Grotta (saat ini Gua Maria), melewati Sungai Gave. Bernadette pergi dengan dua gadis temannya untuk mencari kayu bakar. Bernadette mendengar suara dan melihat ke arah Grotta dan melihat seorang wanita berpakaian putih, mengenakan gaun dan berkerudung putih, ikat pinggang berwarna biru serta mawar kuning pada setiap kakinya. Warna ini sama dengan warna rantai rosario. Wanita itu mengambil rosario yang membungkus pergelangan tangganya dan membuat tanda salib. Dlam penglihatan Bernadette, ia melewatkan setiap manik pada tangganya tanpa menggerakkan bibirnya, kemudian menghilang. Dalam perjalanan pulang kerumah Bernadette bertanya apakah mereka melihat sesuatu dan temannya menjawab tidak melihat apa-apa.
Penampakan Kedua Minggu, 14 Februari 1858 Setelah misa selesai Bernadette meminta ijin kepada ibunya untuk kembali ke Grotta karena terdorong oleh suatu kekuatan dari dalam dirinya. Sebelum pergi ia mengambil air suci dari Paroki untuk di bawa. Ketika sampai di Grotta dan mendaraskan doa rosario baru melesati sepuluh manik pertama wanita yang sama muncul kembali. Bernadette memercikkan air suci dan Ia tersenyum dan menundukkan kepala. Dalam penampakan ini ada suatu yang kurang baik terjadi pada Bernadette dimana ia terkena batu besar yang terjatuh karena diinjak oleh temannya. Hal ini yang menyebabkan ibunya, Louise memarahi dan melarang Bernadette kembali ke Grotta.
Penampakan Ketiga, Kamis, 18 Februari 1858 beberapa orang bersama Bernadette pergi ke Grotta dengan membawa kertas, pena dan tinta untuk meminta wanita itu mencatat semua, dan wanita itu mengatakan banyak hal yang akan dikatakan, sehingga Wanita itu meminta Bernadette untuk menurut dengan datang setiap hari selama 15 hari, dan ia tidak berjanji membuat Bernadette bahagia di dunia tapi di dunia berikutnya.
Penampakan Keempat 19 Februari 1858 berlangsung hanya singkat tanpa pesan, panampakan Bunda Maria setelah Bernadetta selesai mendaraskan Salam Maria tiga kali. Untuk pertama kalinya Bernadetta membewa lilin terberkati ke Grotta dan kemudian secara terus menerus dibawa hingga tanggal 3 Maret dimana tanggal tersebut adalah penampakan Bunda Maria yang keempat belas. Hal ini yang menjadi kebiasaan hingga saat ini membawa ldan menyalakan lilin saat berkunjung ke Grotta
Penampakan Kelima 20 Februari 1858 Ada cukup banyak sekitar tiga puluhan orang berdoa saat penampakan, tidak banyak yang dikatakan hanya mengajarkan berdoa dan diperuntukkan bagi Bernadette.
Penampakan Keenam Minggu 21 Februari 1858 ada seratusan orang yang hadir dan tidak ada yang special, Doa Rosario diucapkan oleh Bernadette, dan untuk pertama kalinya Bernadette ditanya oleh Kepala Polisi setempat yang Bernama Jacomet.
Penampakan Ketujuh Selasa 23 Februari 1858
Pada Senin 22 Februari Bernadette mengunjungi Grotta, akan tetapi tidak ada penampakan dan Bernadette serta kerumunan orang yang datang kecewa dan selanjutnya ia kembali ke rumahnya.
Selasa 23 Februari Bernadette pergi ke Grotta dan kerumunan orang sudah sangat banyak menunggu dan beberapa diantaranya adalah orang terpandang di Lourdes. Dalam penampakan ini ada satu rahasia yang disampaikan Bunda Maria. Dalam kerumunan ini juga ada seorang Dokter Dozous yang ikut hadir dan mengamati gerak dan tingkah Bernadette dan mengatakan kejadian itu adalah Hoax, namun saat Bernadette mengeluarkan rosario dan berdoa. Bernadetta memegang lengannya dan wajahnya berubah dengan ekspresi sedih dan dua tetes air mata mengalir di pipinya dan ini menandakan dia kontak dengan Bunda Maria
Penampakan Kedelapan 24 Februari 1858 dikeliling oleh 300 orang Bernadette tenggelam dalam penglihatan, wajahnya menunjukkan rasa sedih, ia merangkak dan menggeleng serta menganggukkan kepala dan mencium tanah
Penampakan Kesembilan 25 Februari 1858 Sekitar jam lima pagi walaupun turun hujan dan cuaca dingin sekitar tiga ratusan orang hhadi untuk menunggu penampakan. Bernadette berkata ia memintaku pergi dan minum dari mata air, karena tidak menemukannya Bernadette minum dari Sungai Gave. Dan Bunda Maria mengatakan bukan dari situ dan menunjukkan mata airnya, tetapi airnya berlumpur dan memisahkan air dengan lumpur hingga empat kali percobaan hingga dapat diminum. Setelah penampakan tersebut Bunda Maria menghilang. Pada malam harinya Bernadette ditanyain oleh pengacara pemerintah dan mengancam akan memenjarakannya kecuali jika ia berjanji tidak akan mengunjungi Grotta kembali
Penampakan Kesepuluh Sabtu 27 Februari 1858, Pada tanggal 26 Februari enam ratusan orang berkumpul menunggu penampakan. Bernadetta berdoa Rosario dan mencium tanah dan menatap ke Grotta namun tidak ada penampakan. Bernadette merasa sedih dan pulang dari Grotta, ia bertanya dalam hati apa yang terjadi yang mungkin membuatnya marah.
Sabtu 27 Februari orang semakin banyak berkumpul sekitar delapan ratus orang hadir, Bernadette bertemu yang ditunjukkan mukanya berubah pucat terkadang sedih dan tersenyum. Bernadette minum dari mata air.
Penampakan Kesebelas Minggu 28 Februari 1858 Ada berkumpul seribuan orang dan penampakan terjadi pada pukul 07.00 pagi. Bernadette berdoa, mencum tanah serta menunjukkan penyesalan. Salah satu pengunjung adalah Komandan Renault tang datang dari Terbes. Namun setelah selesai Misa Bernadette ditangkat dan dibawa ke kantor pengacara pemerintah Dutour.
Penampakan Keduabelas Senin 1 Maret 1858 sekitar 1500 orang datang untuk menyaksikan dan salah satu pastor ikut dalam rombongan tersebut, Namun tidak ada pesan yang disampaikan, namun ada pemberkatan rosario.
Penampakan Ketigabelas Selasa 2 Maret 1858, tanggal ini merupakan Sejarah penting di Lourdes, karean ada pesa yang disampaikan kepada para pastor. Dengan ditemani oleh dua orang bibinya, Bernadetta menyampaikan pesan dan keinginan sang penampakan untuk membangun sebuah kapel. Namun pastor tidak begitu yakin dan menanyakan siapa wanita tersebut.
Penampakan Keempatbelas Rabu 3 Maret 1858 lebih dari 3000 orang berkumpul jam 07.00 pagi dan Bernadette mengucapkan doa rosario, namun sang penampakan tidak hadir. Namun saar sekolah berakhir ada bisikan dari wanita dan Bernadetta bersama dengan ibunya kembali ke Grotta dan menemukan sang wanita telah menunggunya. sang wanita benar benar menginginkan dibangun sebuah kapel.
Penampakan Kelima belas Kamis 4 Maret 1858 sekitar 8000 orang berkumpul dan hanya dihiasi oleh penampakan biasa yaitu pada saat doa salam Maria ketiga penampakan muncul. Bernadette tersenyum dengan sukacita, dan sedit selama kurang lebih 50 emnit. Setelah siang Bernadette mengunjungki Bapa Peyramale, namun wanita itu tidak memberitahukan namanya. Bapa Peyramale bersukukuh jika ingin dibangun kapel harus memberitahukan Namanya. Setelah beberapa kesempatan Bernadette tidak tertarik untuk pergi ke Grotta namun tidak dapat melupakan pengalaman luar biasa yang dilalui walaupun ia tidak mengenal wanita itu.
Penampakan Keenam Belas Kamis 25 Maret 1858 pada perayaan Hari Pemberitahuan (Feast of the Annunciation) adalah hari terpenting dalam Sejarah Lourdes, dimana pada hari itu sang penampakan memberitahukan Namanya. Setelah lima belas hari berlalu. Kali ini ia menatap kearah surga dan menyatukan kedua tangannya dan berkata “Akulah Yang Dikandung Tanpa Noda”. Dan Bernadette menyampaikan pesan tersebut kepada Bapa Peyramale, dan selanjutnya menuliskan surat kepada Uskup Tarbes untuk menyampaikan informasi penting tersebut.
Penampakan Ketujuh Belas 7 April 1858 pemapakan yang juga disaksikan oleh Dokter Dozous yang menyaksikan Mukzijat lilin, dimana dalam penampakan tersebut, Benadette memgang lilin besar yang menyala di tangan kanannya dan api lilin mengenai tangan kirinya tanpa meninggalkan luka bakar sama sekali. Fenomena ini berlangsung kurang lebih 15 menit. Pada saat Bernadette tersadar, Dokter Dozous memeriksa tangganya dan ia berteriak hentikan, karena apin mengenai tangannya.
Penampakan Kedelapan Belas 3 Juni 1858 saat Bernadette berusia empat belas setengah tahun ia menerima komuni pertama, sehingga ia sadar ia ingin menerima Yesus. Bernadette sangat antusias dan serius serta kaingin tahuannya sangat tinggi. Pada 16 Juni 1585 pad Perayaan Bunda Mari dari Gunung Karmel (Feast of Our Lady of Mount Carmel), Bernadette tertarik untuk pergi ke Grotta. Saat matahari terbenam, dengan di temani Luci dan dua orang lain, mereka menyusuri sungai Gave dan berhenti sekitar 150meter dari seberang Grotto yang sudah dipagari. Ini adalah pertemuan terakhir Bernadette dengan sang penampakan. Bernadette membacakan doa rosario dan sang wanita mengucapkan selamat tinggal kepada Bernadette. Rekan2 bertanya bagaimana ia bisa melihat hal tersebut dari jarak yang cukup jauh. Namun Bernadette berkata aku seperti berada tepat di depan Grotto dan sedekat biasanya dan aku melihat Bunda Perawan Maria yang lebih cantik dari biasanya.
Jika berkesempatan berkunjung ke Lourder akan dapat melihat tiga Basilica yang sungguh menakjubkan yaitu Basilica bunda maria Dikandung Tanpa Noda (Basilique de I’lmmaculee Conception), Basilica Bunda Maria Rosario (Basilique Notre_Dame du Rosaire) dan Basilica Santo Pius X (Basilique Saint-Pie X) dan di sebelahnya ada Gua Massabielle yaitu tempat Bunda Maria menampakkan dirinya kepada Santa Bernadetta seperti yang disampaikan di atas.

Didalamnya ada beberapa kapel yang digunakan untuk Misa oleh para peziarah. Yang tidak kalah menarik ada sumber mata air yang tidak pernah kering hingga saat ini, para peziarah dapat langsung meminum di tempat atau membawa pulang. Dipercaya air ini dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Disebelahnya ada ruangan khusus untuk kita dapat berdoa dan menyampaikan permohonan melalui Santa Bernadetta. Ditempat ini kita harus mengantri karena banyak peziarah yang akan menyampaikan permohonan. Kita akan dipandu oleh Suster dari beberapa negara, sehingga saat antri akan ditanyakan bahasa yang lebih propose, jika beruntung peziarah dari Indonesia akan mendapatkan suster yang bisa berbahasa Indonesia. Diseberang Sungai Gave ada ruangan yang disediakan untuk menyalakan lilin, dengan berbagai ukuran dan lilin dapat dibeli sendiri dengan selfpayment serta menyampaikan doa-doa permohonan. Dibukit samping Basilica tersedia lokasi jalan salib yang dapat juga dipergunakan peziarah jika berkempatan untuk mengenang
penderitaan Yesus memanggul Salib di Golgota.
.

Tidak jauh dari lokasi Basilica peziarah dapat mengunjungi rumah masa kecil Santa Bernadetta yang sampai saat ini masih dikelola dengan baik, mulai dari lantai satu peziarah dapat menyaksikan silsilah keluarga, foto2 masa kecil, tempat tidur hingga barang-barang peninggalan Santa Bernadeta masih terjaga dengan baik. Dibagian atas pintu keluar ada toko yang menjual berbagai souvenir dan benda rohani yang dapat menjadi oleh-oleh dibawa pulang.Pada bulan tertentu tempat ini akan ramai dikunjungi oleh para peziarah dari berbagai negara


Yang unik untuk dapat masuk ke rumah masa kecil Santa Benadette tidak ada tiket masuk hanya ada kotak kecil yang, dimana pengunjung dengan sukarela memasukkan uang. Mereka mendapatkan penghasilan dari para pengunjung yang berbelanja souvenir atau benda Rohani di pintu keluarnya. Sungguh suatu perjalanan wisata Rohani yang berkesan dapat mengunjungi Lourdes kota yang memberikan mukzijat yang sungguh luar biasa bagi umat Katolik di seluruh dunia. Ada nuansa yang berbeda pada saat mengikuti misa, doa rosario dan menyalakan lilin di tempat ini karena dalam merefleksikan bagaimana lebih dari 500 tahun yang lalu kisah ini terjadi dan memberikan bukti yang nyata Bunda Maria menampakkan diri kepada orang yang sangat sederhana dan bahkan polos. Dan karya itu dikenang dan dapat dinikmati oleh para peziarah hingga saat ini,